January 19, 2013

[FF] A-Plus Part 4


Author: Salsabila Khansa (@_skhansa)
Main Cast : 
  • Taeyeon (SNSD), 
  • Jessica (SNSD), 
  • CL (2NE1), 
  • Mir (MBLAQ), 
  • Dongwoon (B2ST),
  • Seohyun (SNSD), 
  • Nana (After School), 
  • Key (SHINee), 
  • Amber (f(x))
Minor Cast: Kahi, Leeteuk (SuJu), Park Bom (2NE1)
Length: Friendship, Romance
Author message: RCL please!!


**A-Plus**


Author POV



Keesokan harinya, seperti yang telah diperintahkan Kahi mereka berkumpul tepat pukul 5 di depan kampus mereka. Satu demi satu dari mereka datang, Seohyun kemudian disusul Key dan Amber, Taeyeon, CL, Nana, Dongwoon, Mir, dan yang terakhir Jessica.



“Wah, nuna tidak kusangka kau akan tepat waktu.” Key menyindir. Jessica yang merasa dirinya disindir menatap Key dengan tatapan dinginnya.



“Kau menyindirku hah?” tanya Jessica yang kemudian menendang kaki Key. “Jangan macam-macam padaku!”

Yang lain hanya bisa tertawa melihat kejadian itu.

Musim dingin sudah mulai dimulai karena itu cuaca pagi itu benar-benar dingin. Mereka mengeratkan jaket yang mereka pakai.

“Ah, aku ingin meneruskan tidurku...” ucap Jessica.

“Aku juga. Kahi ssaem kemana sih? Ini sudah lewat 15 menit.”

Jalanan masih agak gelap dan sepi, ditambah cuaca yang dingin membuat mereka terus menguap karena mengantuk. Seketika itu terdengar suara deruan mobil. Sebuah bus yang cukup besar berhenti di depan mereka membuat mereka menerka-nerka. Pintu bus terbuka memperlihatkan sesosok wanita cantik.

“Kahi ssaem?”

“Bagus sekali kalian bisa tepat waktu. Sekarang masuklah!” Kahi mempersilahkan murid-muridnya masuk ke dalam bus. Walau ada berbagai macam pertanyaan di kepala mereka, mereka tidak membantah dan tetap masuk ke dalam bus.

Di dalam bus sudah ada Leeteuk ssaem juga Bom ssaem serta seorang ajusshi yang menyeti bus itu.

Kahi dan Bom duduk bersama di bagian depan, sementara Jessica memilih duduk di single chair, Key dan Amber duduk bersama begitu pula Mir dan Dongwoon. Seohyun, Nana, dan CL memilih duduk bersama dibagian paling belakang.

Taeyeon memasuki bus terakhir dan menimbang-nimbang akan duduk dimana. Seketika itu tatapannya terpaku pada seseorang.

“Mau duduk bersama?” tanyanya.

Taeyeon POV

“Mau duduk bersama?” tanyanya.

Aku hanya terdiam beberapa saat sebelum akhirnya mengangguk. Dia menawariku duduk bersamanya. Tentu saja aku sangat bahagia. Dapat kurasakan jantungku berdebar-debar dengan kencangnya.

Sudah satu jam kami menempuh perjalanan, kulihat kebelakang. Sica, Mir, dan Dongwoon kembali melanjutkan tidur, Key dan Amber sedang bercanda bersama, Seo, Nana, dan CL sedang membicarakan sesuatu yang membuat mereka tesenyum bahagia.

Sementara aku hanya terdiam membisu, canggung rasanya untuk mengajaknya mengobrol dan dia juga sama sekali tidak mencoba mengajakku. Tapi kalau begini terus aku bisa mati kebosanan.

Aku menarik nafas dalam dan menghembuskannya. “Ssaem.” Aku akhirnya angkat bicara. “Sebenarnya kita akan kemana?” tanyaku pada Leeteuk ssaem.

“Itu rahasia. Nanti juga kau akan tau.”

Aku hanya mengangguk lagi. Syukurlah itu berhasil mencairkan suasana canggung diantara kami. Membuat kami berbicara lebih banyak.

**A-Plus**

Jessica POV

Aku terbangun dari tidur pulasku kemudian sedikit meregangkan badanku yang kaku. Kulihat jam yang melingkar dipergelanganku, jam 9. Sudah 4 jam kami diperjalanan dan 3 jam sudah aku tertidur. Perutku mulai berbunyi, lapar sekali. Ini sudah hampir jam makan siang dan aku juga belum sarapan. Apa belum sampai?

Aku memegang perutku yang sangat sakit karena kelaparan. Aku melihat Taeyeon dan menghampirinya. Ternyata dia duduk bersama Leeteuk ssaem.

“Taeyeon-a...” panggilku ketika aku sudah berdiri di dekat Taeyeon. Aku juga menundukan sebentar kepalaku untuk menyapa Leeteuk ssaem.

“Ada apa Sica?” tanya Taeyeon.

“Aku lapar. Apa kau punya makanan?” jawabku dan Taeng hanya menggeleng.

“Aku punya sandwich. Apa kau mau?” tawar Leeteuk ssaem yang mendengar percakapan kami. Aku hanya mengangguk. Dia memberikanku sebuah sandwich tuna, dan kemudian memberikannya juga pada Taeng.

**A-Plus**

Aku kembali ke tempat dudukku dan memakan sandwichku hingga habis. Aku melihat ke jendela. Disebelah kiri aku hanya melihat hamparan laut lepas dan disebelah kanan hanya ada gunung.

Aku memakai headset dan menyambungkannya ke ponselku. Lagu Tamia yang berjudul Almost mengalun indahnya. Aku mencoba memejamkan mataku, kata Almost memenuhi kepalaku. Hampir saja kita memiliki segalanya, tapi kau menghancurkannya. Hampir saja ... Hampir saja ...

Setetes air mataku menetes. Ini sudah tahun keempat aku tak bersamanya. Sudah 4 tahun ini aku seperti orang bodoh yang selalu menangis ketika mengingatnya. Awalnya kukira aku akan kuat tapi aku tidak sekuat itu.

**A-Plus**

Author POV

Setelah menempuh perjalanan 6 jam, akhirnya mereka sampai di tempat tujuan. Ada tangga untuk menuju ke puncak gunung. Kahi ssaem yang pertama berjalan, diikuti Bom dan Leeteuk ssame, dan kemudian murid-muridnya.

“Kita sebenarnya mau kemana sih?” tanya CL yang akhirnya mulai penasaran.

“Ikuti saja aku.” jawab Kahi.

Dipuncak gunung, terdapat hutan yang cukup lebat. Kahi masih berjalan terus menyusuri hutan itu. Untung saja, cuaca saat itu dingin. Kahi menghentikan langkahnya. Sebuah rumah mewah terlihat.



Mereka masuk ke dalam rumah itu. Ketika Kahi menghentikan langkahnya, semua juga menghentikan langkahnya. Kahi berbalik melihat semua muridnya, kemudian melihat jam tangannya.

“Kalian akan tinggal disini untuk mendapat pelatihan setiap hari.” umumnya.

“Tinggal? Berapa lama?” tanya Mir.

“Entahlah. Seminggu... dua minggu... atau bahkan sebulan. Kalian akan tinggal disini sampai aku merasa  bahwa kalian sudah siap untuk audisi itu.”

“Bagaiman kita bisa tinggal disini? Kami bahkan tidak membawa pakaian.” komplain Dongwoon.

“Kau kira aku tidak memikirkannya? Aku punya banyak cara untuk itu. Tenang saja.”

“Kahi ssaem.” ucap Nana. “Aku masih punya banyak jadwal pemotretan.”

“Aku sudah membicarakannya dengan agensimu dan mereka bilang tidak apa-apa. Dan soal orang tua kalian, mereka semua sudah tau. Baiklah, kalian bisa istirahat sekarang sebelum makan siang. Kamar yeoja disana dan namja disana.”

**A-Plus**

Jessica, Nana, Amber, Taeyeon, Seohyun, dan CL memasuki kamar mereka. Kamar itu sangat luas dengan 8 ranjang.


“Wah! Kamar ini keren.” seru Amber.

“Kurasa aku pernah mendengar hal ini.” ucap Taeyeon sambil duduk di salah satu ranjang. “Setiap audisi besar ini diadakan, murid unggulan seperti kita akan dilatih khusus dengan tujuan kita bisa mendapatkan kontrak dengan agency-agency itu.”

“Aku tidak punya masalah dengan training seperti ini. Kurasa akan menyenangkan.”ucap Seo yang diikuti anggukan Amber yang berdiri disebelahnya.

**A-Plus**

Semua berkumpul di ruang makan pukul 12 tepat. Berbagai santapan yang ternyata dibuat oleh Kahi dan Bom ssaem telah tersedia. Mereka memakannya dengan lahap.

“Kalian akan memulai latihan kalian pukul 2 siang ini.” ucap Bom ssaem. “Dan kami sudah membuat jadwal yang harus kalian ikuti.”

Leeteuk ssaem kemudian membacakan jadwal yang harus kami ikuti selama kami disini. Mereka harus lari pagi, latihan dance, latihan vocal, latihan memainkan alat musik, latihan rap dan lain sebagainya.

“Kalian akan mendalami bidang yang memang kalian ungguli tapi kalian juga harus berlatih untuk bidang-bidang lainnya!”

**A-Plus**

Kesokan Harinya....

Alarm berbunyi memenuhi seluruh rumah. Para member mencoba membuka mata mereka walaupun susah rasanya bagi mereka bangun sepagi ini terutama bagi Jessica yang memang telah mendapat julukan sebagai ‘Sleeping Beauty’.

Jadwal pertama hari ini adalah lari pagi. Semua orang pergi menggosok gigi dan mencuci muka kemudian memakai training mereka.

Mereka memulai sedikit pemanasan lalu mulai lari dipimpin oleh Leeteuk ssaem. Udara yang terasa dingin tidak terasa lagi setelah mereka lari selama kurang lebih setengah jam. Keringat bercucuran dan nafas mereka tersengal-sengal.

Saat kembali ke asrama, masing-masing dari mereka langsung menegak sebotol penuh air mineral.

“Ah, aku capek.” ucap Jessica yang langsung jatuh terduduk di lantai.

“Aku juga.” seru Taeyeon yang langsung terduduk disamping Jessica.

“Jangan menyerah. Kalian harus semangat! Hwaiting!!” ucap Bom ssaem menyemangati.

“Baiklah, anak-anak setelah sarapan dan membersihkan diri kita akan memulai latihan menari. Mengerti. Sekarang cepat habiskan sarapan kalian!”

**A-Plus**



Jessica, Nana, Amber, Taeyeon, Dongwoon, Key, Mir, dan CL memasuki ruang yang digunakan untuk latihan menari sekaligus latih vocal. Terdapat sebuah piano hitam ditengah ruangan. Mereka dapat langsung melihat pemandangan di luar karena hanya dibatasi oleh kaca.


Setelah mengagumi ruangan itu beberapa saat mereka lalu melakukan pemanasan selagi menunggu Kahi ssaem datang.

“Are you ready?” tanya Kahi dan dijawab dengan anggukan mereka. “Baiklah. Siapa yang mau menunjukan kemampuannya padaku?”

Kahi menyalakan musik.

Key maju ke depan dan mulai menggerakan badannya mengikuti irama musik menunjukan kemampuan dancenya. Tidak mau kalah, Nana dan CL juga maju ke depan dan ikut menari bersama Key.

“Bagus sekali! Kita punya tiga penari utama disini. Sekarang ikuti aku. One two three four one two three four...”

Semua mulai menirukan koreo  yang diajarkan Kahi.

“Bagus sekali Key... Mir perhatikan iramamu... Luar biasa Amber... Jangan terlalu kaku Sica...” komentar Kahi. “Bagus sekali. Gerakan selanjutnya! One two one two one two three.”

Mereka mulai mengikuti Kahi lagi dan Kahi mulai mengomentari lagi. “Dongwoon perhatikan langkahmu... Excellent Nana... Good job Seohyun... Bagus CL... Kau sudah berkembang Taeyeon.”

“Gerakan selanjutnya! One two three four one two three

Peluh mulai membasahi kening mereka, suhu tubuh mereka mulai memanas.

“Great job everyone! Sekarang gabungkan semua gerakan!”

“Ulangi!” instruksi Kahi.

“Sekali lagi!”

“Bagus sekali. Kalian melakukannya dengan luar biasa. Minumlah dulu dan kita akan mulai lagi.”

**A-Plus**

Jessica berbaring di atas tempat tidurnya. Kakinya sakit sekali sehabis latihan menari.

“Sica gwenchana?” tanya Taeng yang tiba-tiba masuk ke kamar.

“Ne, gwenchana Taenggoo. Kakiku hanya sakit karena belum terbiasa.”

“Nado. Kakiku juga sakit sekali. Ayo cepat bersihkan badanmu, kita akan makan siang.”

“Baiklah!”

**A-Plus**

Jessica POV

Latihan selanjutnya adalah latihan vocal bersama Bom seonsaengnim. Aku bertekad untuk total dalam latihan kali ini walaupun rasanya lelah sekali.

“Ada yang ingin menunjukan sesuatu padaku sebelum kita mulai latihan? Taeyeon, Jessica bagaimana?” tanya Bom ssaem.

Taeyeon menatapku aku hanya mengangkat kedua bahuku ‘why not’.

Kami meminta Seohyun memainkan piano untuk kami. Kami menyanyikan lagu yang sering kami nyanyikan bersama dulu ‘The Greatest Love of All’ dari Whitney Houston.


I believe the children are our future
Teach them well and let them lead the way
Show them all the beauty they possess inside
Give them a sense of pride to make it easier
Let the children's laughter remind us how we used to be

Everybody's searching for a hero
People need someone to look up to
I never found anyone who fulfilled my needs
A lonely place to be
And so I learned to depend on me

[Chorus:]
I decided long ago, never to walk in anyone's shadows
If I fail, if I succeed
At least I'll live as I believe
No matter what they take from me
They can't take away my dignity
Because the greatest love of all
Is happening to me
I found the greatest love of all
Inside of me
The greatest love of all
Is easy to achieve
Learning to love yourself
It is the greatest love of all

Taeyeon dan aku sudah berteman sejak kami di SMA. Aku menyukainya karena dia teman yang baik dan selalu mengerti perasaanku. Tapi sejak masuk universitas ini dan sering dibanding-bandingkan aku jadi sedikit iri dan menganggapnya sebagai saingan terberatku. Tapi walaupun begitu aku tidak pernah bisa sepenuhnya menjauhi dan membencinya karena bagiku dia satu-satunya yang bisa mengerti aku dengan baik hingga saat ini.

“Bagus sekali Jessica Taeyeon!” puji Bom ssaem sambil bertepuk tangan dengan keras, para member lain juga bertepuk tangan. Taeyeon memelukku sesaat.

“Menurut hasil pembelajaran kalian selama ini Taeyeon dan Jessica adalah yang terbaik diikuti Seohyun, CL, dan Nana.” ucap Bom ssaem sambil membolak-balik kertas di tangannya. “Amber dan Dongwoon kemampuan kalian sudah meningkat jauh, kalian hanya perlu terus berlatih, dan Key dan Mir kalian harus berlatih lebih keras untuk mengejar teman kalian yang lain tapi kalian sudah melakukan yang terbaik selama ini. Sekarang ayo kita mulai.” ucap Bom ssaem.

**A-Plus**

Author POV

Seohyun sedang menunjukan skill bermain pianonya pada teman-temannya dan juga Leeteuk ssaem.

“Bagus sekali Seohyun. Sekarang giliran Dongwoon.”

Satu demi satu dari mereka menunjukan kemampuan dalam memainkan piano. Setelah Dongwoon, kini giliran CL, kemudian dilanjutkan Jessica.

Mereka kemudian berpindah ke alat musik lain. Sepanjang senja itu mereka terus menunjukan sejauh mana mereka telah menguasai instrumen musik.

“Dari hasil yang kudapatkan Seohyun adalah yang paling menonjol dengan menguasai 3 instrumen musik piano, gitar, dan biola.”

“Gamsahamnida ssaem.” ucap Seo.

“Kemudian CL, Dongwoon, Jessica, menguasai piano serta Taeyeon menguasai gitar. Dan Nana, Amber, Key, dan Mir kalian tidak menguasai apa-apa. Cobalah belajar araso?”

**A-Plus**

Latihan terakhir adalah latihan rap bersama Kahi.

“Aku tahu kalian sudah mengantuk, tapi kalian harus tetap semangat. Mengerti?”

“Ne, ssaem!” sahut mereka.

“CL, Amber, Mir, Key, Nana aku tahu kalian sudah bisa rap. Maka dari itu bisakah kalian tunjukan padaku kemampuan kalian.”

Mereka satu per satu mulai menunjukan kemampuan rap mereka dengan gaya dan style milik mereka sendiri. Amber dengan gaya hip hop ala Amerikanya, CL dengan gaya karismatiknya, serta Nana dengan gaya rapnya yang manis dan sedikit centil.

“Well done guys. Aku akan bagi kalian ke dalam 3 kelompok. Para namja akan menjadi satu grup, Amber akan bersama Taeyeon dan Jessica, sisanya CL, Nana, dan Seohyun akan menjadi satu grup. Kita akan mengadakan latihan tiap malam di sini. Setiap 4 hari sekali aku akan mengetes sejauh mana kelompok kalian telah berkembang.”

**TBC**


Cepetkan aku ngepost lanjutannya? Hehe... Mumpung otak lagi encer dan makanya cepet jadinya... Readers jangan lupa RCL nya yah...!!

Gambar from mbah GOOGLE

No comments:

Post a Comment