January 19, 2013

[FF] A-Plus Part 3


Author: Salsabila Khansa (@_skhansa)
Main Cast
  • Taeyeon (SNSD), 
  • Jessica (SNSD), 
  • CL (2NE1), 
  • Mir (MBLAQ), 
  • Dongwoon (B2ST),
  • Seohyun (SNSD), 
  • Nana (After School), 
  • Key (SHINee), 
  • Amber (f(x))
Minor Cast: Kahi, Qri (T-ara), Hyoyeon (SNSD), Tiffany (SNSD), Onew (SHINee), Gikwang (B2ST), Jonghyun (SHINee), Sooyoung (SNSD), Baekhyun (EX0 K), E-young (After School), Lime (HelloVenus)
Length: Friendship
Author message: RCL please!!


**A-Plus**

Jarum pendek jam menunjuk angka 11. Jessica, Amber, Taeyeon, Dongwoon, Key, Seohyun, CL, dan Mir berkumpul di ruang tempat mereka biasa menerima pelajaran dari Kahi. Sambil menunggu guru mereka, seperti biasanya mereka melakukan pemanasan terlebih dahulu.

Sementara itu, Nana tergesa-gesa turun dari mobilnya berlarian masuk ke gedung universitasnya, menaiki tangga dengan tergesa-gesa, menerobos kerumunan siswa-siswi yang memenuhi koridor. “Gawat.. terlambat ... terlambat ... permisi ... permisi!”

Dia sampai di ruang latihan dengan nafas tersengal-sengal. “Hah.. hah..”

“Kau kenapa?” tanya Seohyun yang melihat temannya tersengal-sengal. “Kau habis lari-lari ya?”

“A.. aa.. air ..” ucap Nana yang masih belum bisa mengontrol nafasnya.

Seohyun lalu mengambil air di tasnya dan memberikannya pada Nana. “Kau kenapa sih?” tanya Seo lagi.

Nana menarik nafas dalam beberapa kali dan akhirnya bisa mengontrol nafasnya lagi. “Aku kira aku terlambat.” ucapnya.

“Mwo? Memangnya kau dari mana sih? Terlambat bangun?” tanya Sica.

“Pemotretan.” jawabnya singkat.

“Kalian sudah pemanasan?” suara Kahi ssaem membuat mereka menghentikan pembicaraan mereka. “Duduklah!”

Mereka duduk dan Kahi membagikan selembar kertas pada setiap muridnya.

“Apa ini?” tanya Dongwoon.

“Ini sebuah formulir?”

“Tepat sekali Key. Itu adalah formulir. Itu adalah formulir audisi yang diadakan khusus bagi siswa unggulan sekolah seni seperti kalian, audisi ini diadakan 4 tahun sekali, disana ada tiga ada agency besar serta beberapa agency lainnya. Ini akan membantu kalian untuk cepat debut.”

“Jadi, ssaem menyuruh kami semua untuk ikut audisi ini?”

“Aku tidak menyuruh kalian untuk ikut. Itu adalah undangan khusus untuk kalian.”

“Maksudnya?” tanya CL.

“Formulir itu dikirim khusus untuk kalian.”

“Hanya kami ber-9?”

“Tidak. Mereka juga mengirimkan formulir itu pada semua siswa unggulan di 3 universitas seni terbesar di Korea. Audisi akan diadakan awal Januari. Tapi mereka memberikan formulir itu pada kalian sekarang, itu berarti kalian diberikan waktu kurang lebih 1 bulan untuk memaksimalkan bakat kalian. Baiklah, kukira pelajaran selesai sampai disini dan jangan lupa pikirkan itu baik-baik. Aku tunggu kalian besok disini di jam yang sama. Ok?”

“Hanya ini? Tidak ada pelajaran?” tanya Nana.

“Ne.” Jawab Kahi pasti.

Mereka semua melihat formulir yang ada di tangan mereka, memikirkan keputusan terbaik apa yang mereka harus ambil.

 “Kurasa aku akan ikut. Ini kesempatan yang sangat bagus bukan?” ucap Key.

Semua mengangguk mendengar ucapan Key.

**A-Plus**

Keesokan harinya, dijam yang sama mereka berkumpul di ruang latihan menunggu Kahi ssaem datang. Masing-masing dari mereka memegang formulir yang telah terisi oleh data pribadi mereka masing-masing.

“Aku takut sekali, bagaimana kalau aku tidak lolos?”

“Tenang saja, kita pasti bisa lolos audisi itu.”

Suara langkah kaki Kahi menghentikan percakapan mereka. “Annyeonghaseyo.” Sapa mereka serentak.

“Anyeong. Bagaimana kalian sudah memutuskan?”

“Ne~”

Satu per satu dari mereka maju mengumpulkan formulir itu. “Wah~ sudah kusangkan kalian semua akan ikut. Kalian pintar sekali.” Puji Kahi. “Audisi ini akan sangat ketat dan berat jadi kalian harus bekerja keras.”

“Ne~” sahut mereka lagi.

“Sekarang ikut aku.” perintah Kahi.

Mereka mengikutinya, keluar ruang latihan, melewati koridor yang ramai oleh para siswa yang menatap mereka dan akhirnya mereka berakhir di ruang rapat yang biasanya digunakan para guru untuk meeting.

“Duduklah!”

Lampu mulai diredupkan dan Kahi juga duduk bersama mereka. “Kalian tahu apa yang akan kita lakukan disini?”

Sepi, tidak ada yang menjawab.

“Kalian tau kan bahwa ada tiga universitas seni unggulan di Korea kan? Universitas ini, Seoul Art College, dan Kyunghee Art Universitas. Seperti yang kubilang kemarin, yang mendapat undangan khusus untuk mengikuti audisi ini bukan hanya kalian. Hari ini aku akan menunjukan saingan-saingan kalian yang perlu kalian antisipasi.”

Kahi mulai menekan tombol remot yang berada di depannya dan layar pun mulai menyala dan sebuah foto muncul di layar besar itu.


“Lee Qri. Jika kalian sering ke bar mewah di Seoul kalian pasti sudah mengetahuinya. Seorang DJ terkenal serta kemampuan akting yang mengesankan.” Jelas Kahi.

Kahi kembali menekan tombol dan foto berikutnya muncul.


“Kim Hyoyeon, keahliannya menari dan menjadapat julukan Dancing Queen. Keahlian dancenya bukan lelucon dan tidak diragukan lagi. Keahlian dancenya telah diakui bahkan sejak dia kecil.“ jelasnya lagi.


“Stephanie Hwang atau lebih akrab dipanggil Tiffany Hwang. Merupakan putri bungsu dari pemilik perusahaan Hwang Corporation. Lahir dan besar di Los Angeles dan fasih berbahasa Inggris. Tunangan dari aktor serta anak pemilik perusaan Hyundai, Choi Siwon. Dia dapat bernyanyi dengan sangat baik, dapat menari dengan baik, juga menguasai alat musik suling.” Jelas Kahi. “Jessica?”

“Ne?”

“Kau mengenalnya bukan?”

Semua mata memandang Jessica.

“Ne, dia sahabatku sewaktu aku tinggal di L.A” jawab Jessica yakin.

“Bagaimana menurutmu? Apa dia saingan yang berat?”

“Kurasa begitu. Kemampuannya serta pengaruh keluarganya membuat dia menjadi saingan yang berat.” komentar Jessica.


“Lee Jinki atau mungkin lebih akrab dipanggil Onew. Memiliki suara yang indah dan dapat membuat setiap wanita serasa menjadi Juliette.”


“Lee Gikwang. Tidak ada wanita yang tidak jatuh hati padanya. Wajahnya, tubuhnya, serta bakatnya dalam dunia dance menjadi titik lebihnya. Dan yang terpenting semua dancer di Korea pasti tau namanya.”


“Kim Jonghyun. Keahliannya adalah bernyanyi. Dia mempunyai vocal yang kuat dan sangat bagus.”


“Kalau Tiffany merupakan tunangan dari Choi Siwon, dia adalah adik kandung dari Choi Siwon, Choi Sooyoung. Bakatnya? Dia seorang pemain biola andalan di kampusnya, juga seorang penari yang cukup hebat.”


“Byun Baekhyun dengan vokal dan tampangnya, kurasa tidak akan ada masalah baginya untuk debut sebagai artis SM. Ayahnya juga merupakan pemilik dari sebagian besar departement store besar di Korea.”


“Noh E-young. Kalian tidak bisa meremehkan gadis yang satu ini! Dia bisa memainkan 6 alat musik, gitar, bass, drum, piano, flute hingga cello. Tidak hanya itu, dia juga ahli dalam popping & locking serta balet.”


“Kim Hye Lim atau lebih akrab dipanggil Laim. Skill rap, dance, serta menyanyinya tidak usah diragukan lagi. Selain itu dia juga sudah sering melakukan kolaborasi dengan beberapa artis besar dalam membuat lirik rap.”

Layar kosong. Kahi pun berbalik dan menatap murid-muridnya menunjukan senyumanya. “Kesepuluh  orang ini adalah orang-orang yang akan mengikuti audisi itu. Kalian harus mengantisipasi mereka ini!”

Semua muridnya mengangguk mengerti. “Sekarang pulanglah! Istirahat dan persiapkan diri kalian sebaiknya. Dan...” semua mata memandang Kahi dengan serius, menunggu kalimat terakhir yang akan diucapkan Kahi. “Dan besok kalian harus datang pukul 5. Araso?”

Dengan langkah anggunnya Kahi berjalan keluar meninggalkan murid-muridnya.
“Kita harus datang jam 5? Yang benar saja!” protes Mir.

**TBC**


Akhirnya, bisa ngupdate lagi nih viewers. Semoga suka deh ya. Dan jangan lupa RCL nya yah :)

No comments:

Post a Comment