February 21, 2012

[FF][A-Plus Part 1] I True Falling in Love With You




Author: Salsabila Khansa (@_skhansa)
Main cast

  • Key (SHINee), 
  • Amber (f(x))
Minor Cast: Nana (After School), Taeyeon (SNSD), CL (2NE1)
Length: Friendship, Romance
Author message: Ini murni imajinasi author, kalau ada sedikit kesamaan mohon maaf. Tapi sumpah gue, ini murni bikinan gue kok.
P.S: Please comment! Tolong komment kalau ada kurangnya supaya aku nulisnya bisa lebih baik lagi. Pleaseee.. ! DON’T BASH and DON’T BE SILENT READER!!
Prev: Intro+Teaser


###



Amber POV

Amber menahan beban berat di tangannya. Buku-buku tebal dan berat membuat Amber berjalan dengan terhuyung-huyung, seakan-akan satu senggolan kecil saja bisa membuatnya jatuh.



Apa-apaan dosen itu menyuruhku membaca semua buku ini. Rutuk Amber dalam hati.



‘BRUUUKKK!!’



Amber jatuh terhuyung ke belakang dan semua buku-bukunya berhamburan di lantai koridor yang berwarna coklat.


“Ah maaf. Maafkan aku!” seru Amber cepat.

“Oh, kameraku!!” jerit namja itu.

Amber mendongak. “Key oppa” gumamnya lirih. Dia mengikuti arah pandangan Key. Dan, oh, astaga aku merusakan kameranya. Bagaimana ini?
###

Key POV

“Oh, kamerakuu!!” jeritku.

Yeoja itu hanya duduk mematung sambil menatap kameraku. Aku mengambil kameraku dengan cepat. Lensa kameraku pecah.

Tumblr_lmw6p9glyb1qcf3q0o1_500_large

Dia bangkit dan membuka mulutnya untuk mengucapkan sesuatu tapi sebelum dia mengucapkannya aku sudah menodongkan telunjukku ke wajahnya.

“KAU!” bentakku “Ah, sial!” aku langsung pergi meninggalkannya.
###

Amber POV

Aku masih mematung untuk beberapa saat. Apa aku telah melakukan sesuatu kesalahan yang sangat besar? Sepertinya Key sangat marah. Oh, ya ampun apa yang akan kulakukan sekarang?

Seseorang berdeham dan membuyarkan lamunanku. Ia sadar bahwa buku-bukunya telah mengganggu jalan orang lain. Ia segera memungut semua buku-bukunya dengan gerakan cepat.

Aku berjalan kembali ke gedung khusus untuk para member A-Plus. Aku menghela nafas ketika mendapati gedung itu kosong. Itu bukan hal biasa.


Aku merebahkan badanku ke sofa hitam. Tanganku terasa pegal. Aku menatap buku-buku yang kubawa tadi tanpa minat.

“Apa aku harus sendiri lagi hari ini? Bersama buku-buku menjengkelkan ini? Oh, yang benar saja!”

Normal POV

Gedung itu memang hampir selalu kosong. Terkadang hanya akan ada Amber saja. Member A-Plus memang sudah terkenal hampir seluruh Korea bahkan Jepang. Tidak heran mereka selalu mendapat tawaran tampil.

Jessica dan Taeyeon onnie sering menghadiri berbagai acara untuk menampilkan bakat vocal mereka. Nana sering menghadiri berbagai fashion show, dan namanya sudah terkenal hingga Jepang. Sedangkan CL, Key, Seohyun, Dongwoon, Mir sering diundang di berbagai variety show, atau acara-acara lainnya.

Amber mendesah pelan. Dia adalah angakatan baru jadi namanya belum terlalu di kenal seperti yang lainnya.

Sudah berjam-jam Amber berada di sana. Lehernya sudah terasa tegang akibat membaca terlalu lama. Dia menyandarkan kepalanya ke sandaran sofa, mencoba memejamkan mata. Dia terperanjat ketika pintu gedung itu tiba-tiba terbuka.

Dia menyipitkan matanya. Astaga itu Key oppa. Perasaan tegang merasuki dirinya ketika mengingat kejadian tadi pagi.

Dia bangkit “key oppa annyeong” sapanya kikuk

Key menatapnya dingin.

“S..soal tadi pagi aku benar-benar minta maaf. Aku akan membelikan yang baru kalau perlu. Kumohon maafkan aku. Sungguh aku tidak sengaja” jelas Amber panjang lebar

“Percuma. Walaupun kau membelikanku 1000 kamera yang lebih bagus aku tetap tidak akan mau. Kamera itu sangat berharga bagiku” ucap Key dengan nada ketus.

“Kalau begitu aku bersedia melakukan apapun untukmu asal kau memaafkanku”
Key menoleh pada yeoja itu. Berfikir sejenak. “Aku tidak perlu”

“Kumohon!”

“Kenapa kau memaksa sekali?”

“Karena aku tidak suka merasa bersalah pada orang lain. Arasso?”

“Terserah” ucap Key dan langsung pergi

‘Aiss.. kenapa sih namja itu selalu pergi begitu saja’ gerutu Amber.
###

Key POV
Aku menempelkan handphone ke telingaku. Suara yang tidak asing terdengar dari seberang sana.

“Ada apa appa menelponku?”

“Kau belum memutuskan hal yang kubilang kemarin? Tentang putrid rekan kerja appa. Jangan bilang kau belum melihat foto yang appa kirimkan padamu kemarin?”

“Oh itu. Aku sudah melihatnya. Dan..”

“Dan?”

“Aku tidak tertarik!”

“Sampai kapan kau mau seperti ini? Kau harus menuruti appa kali ini”

“Tidak mau!”

“Appa tetap memaksa. Kau boleh menolak dengan satu syarat.”

“Apa itu?”

“Appa akan membebaskanmu kalau kau sudah punya yeojachingu”

“Mwo?” Key terbelalak kaget.

Tiittt… sambungan telepon terputus.

Ah, sial! Appa tau aku masih menyukai yeoja itu tapi kenapa dia selalu memaksaku? Apa yang harus kulakukan sekarang? Yeojachingu? Yang benar saja!

Sepanjang perjalanan ke kampus, Key terus memutar otaknya mencari jalan keluar. Appanya benar-benar membuatnya stress sekarang. Apa yang bisa dilakukannya sekarang.
Key menekan nomer yang memang sudah dihapalnya.

“Nana?” ucap Key

“Ya. Aku sudah tau untuk apa kau menelponku Key. Aku sudah mendengarnya dari ajusshi”

“Bagus kalau begitu. Jadi aku tidak perlu menjelaskan panjang lebar kepadamu. Jadi, sekarang apa kau akan memihak appaku?”

“Aku tidak berniat memihak siapapun. Tapi kurasa appamu memang ada benarnya juga”

“Sudah kuduga kau pasti memihaknya.”

“Sudah kubilang aku tidak memihak siapapun”tegas Nana “Jadi, kusarankan kau mencari 
yeojachingu kalau kau memang tidak mau dijodohkan dengan yeoja pilihan ayahmu” Nana langsung memutuskan hubungan teleponnya.

Key kembali memutar otak. Aha.. aku tau caranya! ucapnya pada dirinya sendiri dalam hati.
###

Amber POV

Aku sedang berbincang dengan CL dan Taeyeon onnie ketika tiba-tiba saja seseorang menarik lenganku.

“Key” ucapku “Lepaskan. Kau menyakiti lenganku!”

“Ikut aku sebentar” ucapnya sambil tetap mencengkram kuat lenganku.

Dia membawaku keluar gedung, ke tempat sepi yang pasti tidak dapat orang lain lihat. Ada apa ini? Itulah kalimat yang ada di kepalaku sekarang.

“Tentang perkataan bahwa kau akan menuruti semua perkataanku, apa itu masih berlaku?” tanya Key cepat

“Ya,” jawab Amber singkat

“Kalau begitu aku ingin kau menjadi yeojachinguku”

“Mwo?” Amber terbelalak

“Maksudku bukan sungguhan. Tapi hanya pura-pura dan untuk sementara saja. Kumohon!”

"Em.. b..baiklah. Aku sudah berjanji akan melakukan semua yang kau minta”

Aku benar-benar kaget ketika Key memintaku menjadi yeojachingunya. Tapi syukurlah itu hanya pura-pura.

Dia menjelaskan apa yang harus kulakukan dan tidak boleh kulakukan. Ini semua terasa memusingkan bagiku. Dan sebagai langkah pertama menjadi yeojachingu pura-puranya aku harus bertemu dengan appanya untuk makan malam hari ini.

Dan tentu saja Key tidak akan membiarkan appanya bertemu dengan yeoja tomboy seperti ku. Jadi dia membawaku ke salon untuk menhair extension rambutku dan juga membeli gaun untuk kupakai.

Key membawaku ke sebuah butik. Butik itu berisi gaun-gaun indah. Seorang pelayan menyeretku ke ruang ganti menyodorkan beberapa gaun untuk kucoba. Demi Tuhan, memakai gaun sama sekali tidak nyaman untukku.

Dari tadi Key mengatakan ‘tidak’ pada semua gaun yang ku coba. Apa yang sebenarnya namja ini inginkan.

Ini adalah baju terakhir yang pelayan itu berikan padaku. Kalau namja itu masih mengatakan tidak aku akan benar-benar menghajarnya. Aku sudah sangat lelah dan kurasa pelayan itu juga sama.

Aku keluar dari ruang ganti. Dapat kulihat wajah Key berubah. Sedikit terperangah melihatku. Ada apa? Apa yang ini terlihat lebih aneh lagi untukku?


“Aku beli yang ini” ucapnya pada si pelayan sambil menunjuk baju yang kukenakan.
###

Aku keluar dari mobil Key. Restaurant itu termasuk restaurant mewah di Seoul.

“Ayo” ucap Key sambil menyodorkan tangannya

“Apa?” tanyaku

“Tanganmu. Kemarikan tanganmu” ucapnya

“Oh”

Key menggandeng tanganku. Tangan itu begitu erat menggenggamku. Jantung berdebar ketika Key menggenggam tanganku. Ah, mungkin aku hanya gugup karena harus bertemu dengan appanya Key.

Aku membungkuk ketika bertemu dengan appanya Key. Yang membuatku sedikit terkejut adalah ketika mengetahui bahwa Nana onnie juga akan ikut makan malam bersama kami.

“Amber” serunya kaget ketika melihatku

“Ne”

“Sedang apa kau disini?” tanya Nana

“Dia yeojachinguku” ucap Key sebelum Amber sempat menjawab.

“Mwo?” Nana melotot pada kami berdua. “Benarkah?”

Aku hanya mengangguk.

“Appa tidak percaya dia yeojachingumu”

“Kenapa?”

“Tidak mungkin kau mendapat yeojachingu secepat itu? Hanya dalam sehari.”

“Apa yang appa inginkan sekarang? Pembuktian?”

“Ne”

Key menarik nafas sejenak. Dengan gerakan cepat dia menarik pinggangku dan dia…… menciumku!!!!!!!! 


TBC

No comments:

Post a Comment