August 01, 2011

[1/2][FF] I’m Waiting For You Girl


Author: Salsabila Khansa (@_skhansa)
Main cast: Bang Cheol Yong (Mir) ,  Im Jin Ah (Nana)
Support cast: Kim Ki Bum (Key)
Genre: Romance
Length: Two-shoot
Disclaimer: Cerita ini hanya khayalan author semata. Semua cast milik Tuhan.
Please give me a comment!!!


+++++++++++++++++++++++++++++
Hari ini aku masih tetap duduk di bangku yang sama, mengunggu orang yang sama. Kapan kau akan kembali? Aku merindukanmu …

Daun-daun sudah mulai menguning dan berjatuhan menandakan musim gugur akan segera tiba. Kira-kira sudah berapa lama ya? Hmmm.. ini sudah musim gugur ketiga yang kulewati tanpamu. Aku merindukanmu, sungguh!

“Yak! Mir sampai kapan kau di situ terus. Ayo pulang!”

“Ya, tunggu sebentar Key. Aku akan segera kesitu!”

“Mir, apa kau masih memikirkannya?”tanya Key padaku.

“Begitulah“

“Yak! Berhentilah memikirkan gadis itu, dia tidak akan kembali.”

“Kenapa? Kenapa bisa kau bilang begitu? Aku yakin dia akan kembali cepat atau lambat. Aku akan tetap menunggunya.”

“Terserah padamu!”

Maaf Key, bukan aku tidak mau mendengarkan perkataanmu. Tapi perasaanku masih sangat besar padanya. Aku yakin dia akan kembali suatu saat nanti karena di juga mencintaiku. Tunggulah ….

_Flashback_

Hari ini aku mengunjungi sebuah taman di dekat rumah Key. Kami janjian di sini. Sudah sepuluh menit aku menunggunya sambil berdiri, dia memang bukan tipe orang yang tepat waktu. Huh’!

“Permisi, apa aku boleh duduk di sini?” tanyaku pada seorang wanita yang duduk sendirian di satu-satunya tempat duduk di taman itu.

“Silahkan” jawabnya sambil menunjukan senyum manisnya.

“Terima kasih” dia hanya mengangguk dan kembali membaca bukunya.

Aku memperhatikannya dengan seksama. Dia yeoja yang manis dan kulitnya putih bersih. Tapi wajahnya sangat pucat, apa dia sakit?

‘Uhuk-uhuk’

Dia batuk.

“Apa kau baik-baik saja? Wajahmu pucat.”

“Ya, aku baik-baik saja.”

“Siapa namamu?” tanyaku.

“Im Jin Ah”

“Oh. Hai Jin Ah perkenalkan namaku Mir.” aku mengulurkan tangaku dan dia menyambutnya. Dapat kurasakan tangannya sangat dingin.

“Jin Ah kenapa kau duduk sendiri di sini? Udara sangat dingin.”

“Kalau di rumah terus aku akan merasa bosan”

“Aku juga sering merasa bosan kalau hanya di rumah terus”

“Mir ssi apa kau bisa membawaku ke tempat yang menyenangkan? Aku ingin pergi ke tempat yang menyenangkan.”


“Kenapa kau ingin pergi ke tempat yang menyenangkan?”

“Karena hidupku sangat membosankan”

“Baiklah. Bagaimana kalau besok kau menungguku di sini dan kita bisa pergi ke tempat yang menyenangkan.”

“Benarkah?” aku mengangguk.

“Terima kasih Mir ssi kau sangat baik”

“Baiklah, aku harus pergi temanku sudah datang.” 

Akupun pergi menghampiri Key yang baru datang. Dia memang keterlaluan bisa-bisanya dia menyuruhku menunggu 20 menit di sebuah taman dengan cuaca yang sangat dingin. Tapi untung saja ada Jin Ah.

“Yak! Key kau terlambat”

“Ya, aku tau. Maaf, tadi aku ketiduran. Ngomong-ngomong siapa gadis tadi?”

“Namanya Jin Ah. Aku baru bertemu dia tadi. Dia sangat manis bukan?”

“Dia memang manis.”

Keesokan harinya ……

“Halo, Mir ssi. Kukira kau tidak akan datang” sapa Jin Ah ceria.

“Tentu saja aku akan datang. Aku bukan pria yang suka berbohong.”

“Sekarang kita mau kemana?”

“Bagaiman kalau kita ke Lotte World?”

“Aku mau. Ayo pergi~”

Hari ini dia sepertinya sangat bahagia. Tidak seperti kemarin terlihat murung. Kami menaiki hampir semua wahana. Tidak terasa hari sudah mulai gelap.

“Mir ssi”

“Kenapa?”

“Aku mau naik itu. Bolehkah?”

“Kau mau naik bianglala?”

“Ya”

“Baiklah, ayo~!”

Selesai naik bianglala, aku mengantarnya pulang ke rumah. Rumahnya sangat besar. Kenapa dia merasa bosan di rumah. Kalau aku punya rumah sebagus ini aku tidak akan pergi ke luar rumah.

“Mir, apa kau mau masuk?”

“Tidak usah. Aku harus segera pulang.”

“Baiklah, sampai jumpa!”

“Sampai jumpa?”

“Ya, sampai jumpa. Ini bukan pertemuan terakhirkkan? Aku akan menunggumu di taman.”

‘Chu~’

Dia mendaratkan sebuah kecupan di pipiku yang berhasil membuat wajahku bersemu merah. Dia lalu masuk ke rumahnya. Huh’ ada apa denganku? Kenapa perasaanku jadi aneh. Apa aku menyukainya?

Hari demi hari berlalu. Tidak terasa sudah tiga bulan aku dan Jin Ah maksudku Nana dekat. Ya.. Nana, dia menyuruhku memanggilnya begitu. Katanya hanya orang yang dekat dengannya yang boleh memanggilnya begitu.

Aku sudah menyadari perasaanku padanya. Ya, aku memang menyukainya. Bukan! Aku tidak menyukainya tapi aku telah jatuh cinta padanya. Hari ini aku beniat menungkapkan perasaanku padanya.

“Nana, aku ingin bilang sesuatu padamu.”

“Apa?”

“Aku mencintaimu!” ucapku terbata-bata, aku sangat gugup.

“Apa?” mukanya terlihar sangat kaget.

“Ya, aku mencintaimu Nana." ulangku. "Would you be my girlfriend?”

“Tapi .. Maaf Mir ssi aku butuh waktu.” dia pergi meninggalkanku sendiri. Ada apa dengannya? Apa dia tidak menyukaiku?



_TBC_

Anyeong ... Ini FF pertamaku. Aneh ya ceritanya? Maklum yah aku masih pemula benget.

No comments:

Post a Comment